Mino Kogoya, S.T.
Noe Abang sayang wae, ini terakhir kali kita jumpa di Holandia Jayapura tahun 2022. Abang punya kasih sayang itu terlalu baik sekali. Tapi kenapa bisa tipu Saya. Katanya bilang nanti kita akan melompat kembali dan jalan keliling tanah mama Papua ini lewat agenda-agenda kita JAM KOMPASS. tapi sekarang Abang “Pergi Tanpa Berita.” Cara begitu Saya tidak terima noe sayang oh, abang bohong sekali, tipu barang apa ini kah. Ah sayang sa punya Abang sayang, cuma bisa bikin air mata ini jatuh karena terlalu banyak kisah. Bukan Saya tidak menerima dengan kepergianmu, tapi kata-kata dan janji itu.
Saya kenal Abang sejak 2015 di Bumi Rafflesia Bengkulu sebagai senior yang hebat, kita tuntaskan kuliah sama-sama, saling support, bercerita tentang masa depan untuk kembali ke bumi Cendrawsih, tapi kini engkau telah pergi begitu cepat. Bukan apa tapi, kenangan itu akan selalu tersimpan abadi noe sayang.
Hari ini cuma dengar kabar kalau Abang sudah pergi untuk selamanya lebih cepat dari dunia ini. Harapan kami, tolong doakan kami yang masih berjalan di dunia ini, agar Tuhan jaga dan lindungi kami semua. Saya percaya tidak ada yang abadi di dunia ini. Selamat berlayar di lautan kaca abangku sayang, Rest In Love my big brother. Tuhan yang memberi penghiburan buat keluarga yang ditinggalkan dan untuk kita semua. Love you opungku sayang 💐
Pencipta ; Cameroon Choky