Medan,Sumatera Utara. 14 Februari 2026 — Ikatan Mahasiswa Papua Sumatera Utara (IMP-SUMUT) memperingati Dies Natalis ke-13 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera (KOMPASS) di Kota Medan. Kegiatan ini menjadi momentum reflektif sekaligus penegasan komitmen organisasi dalam memperkuat konsolidasi internal dan tata kelola yang berkelanjutan.
Mengusung tema “Solidaritas, Akuntabilitas, dan Regenerasi untuk IMP-SUMUT yang Berkelanjutan”, peringatan ini tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga agenda organisatoris yang strategis. Rangkaian kegiatan meliputi perayaan hari ulang tahun organisasi, penyerahan Surat Keputusan (SK), pembubaran panitia PMB dan Natal IMP-SUMUT sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif, serta penetapan panitia Musyawarah Besar (Mubes) dan Natal KOMPASS ke-XII.

Ketua Umum IMP-SUMUT, Willem Tukmeap, dalam Segalanya menegaskan bahwa Dies Natalis harus dimaknai sebagai ruang evaluasi kolektif.
“Organisasi tidak bisa berjalan tanpa arah. Momentum ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menilai sejauh mana akuntabilitas dijalankan dan bagaimana proses regenerasi kepemimpinan dipersiapkan secara matang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keinginan organisasi sangat bergantung pada integritas dan komitmen setiap anggota.
“Solidaritas bukan sekadar slogan. Ia harus diwujudkan dalam kerja nyata, kedisiplinan struktural, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum KOMPASS, Anderian Kamo, menekankan pentingnya menjaga nilai dasar organisasi sebagai fondasi pergerakan mahasiswa Papua di Sumatera.
“Persatuan tanpa sekat perbedaan menjadi kekuatan utama kita. Organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu menjaga nilai, membina karakter kader, dan konsisten pada tujuan pembinaan generasi,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan mahasiswa Papua di tanah rantau menuntut organisasi untuk adaptif dan progresif, tanpa meninggalkan prinsip solidaritas dan kebersamaan.
“Kita harus memastikan bahwa setiap kader yang lahir dari organisasi ini memiliki integritas, totalitas, dan loyalitas terhadap tanggung jawabnya,” lanjutnya.
Kegiatan Dies Natalis ini dihadiri oleh pengurus, anggota, alumni, serta tamu undangan dari berbagai unsur organisasi mahasiswa dan komunitas di Sumatera Utara. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi simbol dukungan moral sekaligus penguatan jaringan solidaritas mahasiswa Papua.

Melalui peringatan Dies Natalis ke-13 ini, IMP-SUMUT dan KOMPASS menegaskan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, memperluas ruang kaderisasi, serta meningkatkan kontribusi mahasiswa Papua di lingkungan kampus dan masyarakat luas.
Momentum ini diharapkan menjadi pijakan strategis dalam menjaga eksistensi organisasi secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Editor: HUMAS IMP-SUMUT
Redaksi: Anderian Kamo