Palembang, 28 April 2026 — Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya (KOMPAS) Palembang melaksanakan dialog bersama pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Selatan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait situasi kemanusiaan yang terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Papua, seperti Puncak, Puncak Jaya, dan Dogiyai.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proses mediasi yang sebelumnya telah dilakukan oleh mahasiswa Papua di Palembang. Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai persoalan yang mereka nilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, khususnya terkait keamanan, perlindungan masyarakat sipil, serta pendekatan penyelesaian konflik yang lebih berkeadilan.
Dalam aksi dan dialog tersebut, mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan:
“Segera tarik militer dari Tanah Papua, terutama di Puncak Jaya, Dogiyai, dan seluruh wilayah Papua.”
Pesan tersebut mencerminkan kekhawatiran mahasiswa terhadap situasi yang dinilai masih menimbulkan rasa tidak aman bagi masyarakat sipil di beberapa daerah. Mahasiswa menilai bahwa pendekatan keamanan perlu dievaluasi dan digantikan dengan pendekatan yang lebih humanis, dialogis, dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia.
Ketua Umum KOMPAS Palembang, Nis Murib menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bagian dari upaya mahasiswa untuk menghadirkan ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah.
“Kami ingin memastikan bahwa suara mahasiswa Papua didengar secara langsung oleh pemangku kebijakan, sehingga ada langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan kemanusiaan di Papua,” ujar Murib sebagai perwakilan.
Selain isu keamanan, mahasiswa juga menyoroti pentingnya pemenuhan hak dasar masyarakat Papua, termasuk akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan yang merata.
Dialog berlangsung dengan tertib dan diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang lebih terbuka antara mahasiswa Papua dan pemerintah daerah. KOMPAS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu kemanusiaan secara damai, kritis, dan konstruktif.
Melalui media ini, KOMPAS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendorong terciptanya solusi yang adil, bermartabat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Papua.
#HidupMahasiswa
#HidupRakyatPapua
#KOMPASSGasTerus