Bengkulu, 22 September 2026 — Panitia Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Bengkulu melaksanakan kegiatan penyambutan dan penerimaan mahasiswa baru Papua yang melanjutkan pendidikan tinggi di Provinsi Bengkulu.
Kegiatan yang berlangsung pada 18–20 September 2026 di Danau Gedang, Bengkulu, tersebut diikuti oleh mahasiswa baru Papua, anggota dan pengurus IMAPA Bengkulu, panitia pelaksana, serta sejumlah senior mahasiswa Papua di Bengkulu.
PMB IMAPA Bengkulu tidak hanya menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang awal untuk membangun kekeluargaan, komunikasi, pendampingan, dan proses adaptasi mahasiswa Papua terhadap lingkungan kampus maupun kehidupan sosial di daerah perantauan.
Dalam rangkaian kegiatan, mahasiswa baru mendapatkan sejumlah materi, antara lain pengenalan sejarah IMAPA, sejarah KOMPASS, kehidupan kampus, sosial dan budaya, sejarah Papua, nakarap, ibadah, serta pengenalan organisasi dan kehidupan mahasiswa Papua di Bengkulu.
BPP KOMPASS: Mahasiswa Baru Tidak Boleh Merasa Sendiri
Salah satu BPP KOMPASS, Kalison Telenggen, menyampaikan bahwa PMB menjadi kesempatan bagi mahasiswa Papua untuk membangun hubungan kekeluargaan sekaligus memberikan dukungan kepada mahasiswa baru selama menjalani proses adaptasi.
“Mahasiswa baru tidak hanya datang untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga membutuhkan lingkungan yang dapat memberikan dukungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mahasiswa baru merasa diterima, mengenal teman-teman sesama mahasiswa Papua, dan tidak merasa sendiri selama berada di Bengkulu,” ujarnya.
Panitia: PMB Merupakan Bentuk Tanggung Jawab
Ketua Pelaksana PMB, Derlin Wonda, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dipersiapkan sebagai bentuk tanggung jawab panitia dalam menyambut mahasiswa baru Papua di Bengkulu.
“Kami sebagai panitia berusaha mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin. Tujuan kami bukan hanya menyambut mahasiswa baru, tetapi juga memberikan gambaran mengenai kehidupan perkuliahan serta organisasi IMAPA Bengkulu dan KOMPASS. Kami berharap mahasiswa baru dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik serta aktif membangun hubungan dengan sesama mahasiswa dan masyarakat setempat,” jelasnya.
Ia juga berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan keberadaan organisasi sebagai ruang untuk membangun relasi, memperoleh dukungan, dan mengembangkan diri selama masa studi.
IMAPA Bengkulu: Bangun Persatuan Tanpa Perbedaan
Ketua Umum IMAPA Bengkulu, Otis Herikson Tekege, memberikan apresiasi kepada panitia, anggota IMAPA, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan PMB.
“PMB merupakan bagian penting dalam keberlangsungan organisasi karena melalui kegiatan ini kita dapat menyambut generasi baru mahasiswa Papua di Bengkulu. Kami berharap mahasiswa baru dapat melihat IMAPA dan KOMPASS bukan hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai wadah kekeluargaan, kebersamaan, dan bertumbuh dalam kesatuan dan persatuan tanpa perbedaan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa baru untuk menjaga hubungan baik dengan sesama mahasiswa, masyarakat, serta lingkungan kampus dan organisasi.
“Kami berharap mahasiswa baru dapat menjalani perkuliahan dengan sungguh-sungguh, membangun komunikasi yang baik, serta menjaga sikap selama berada di lingkungan kampus, organisasi, dan masyarakat. Prestasi akademik dan hubungan sosial perlu berjalan secara seimbang,” tambahnya.
Senior IMAPA Dorong Mahasiswa Baru Berani Beradaptasi
Senior mahasiswa Papua, Ayub Steven Dauwe, turut menyampaikan pentingnya proses adaptasi bagi mahasiswa baru yang sedang menjalani kehidupan di daerah perantauan.
“Kehidupan perkuliahan berbeda dengan kehidupan sebelumnya. Karena itu, jangan ragu untuk bertanya dan berkomunikasi dengan senior maupun teman-teman yang sudah lebih dahulu berada di Bengkulu. Kita semua pernah berada pada posisi sebagai mahasiswa baru,” katanya.
Ia juga mengajak mahasiswa baru untuk menjaga semangat belajar dan membangun komunikasi ketika menghadapi kesulitan.
“Yang paling penting adalah saling mendukung. Ketika ada kesulitan dalam perkuliahan maupun kehidupan sehari-hari, komunikasikan dengan baik. Jadikan lingkungan organisasi sebagai tempat untuk belajar, berkembang, dan membangun persaudaraan yang harmonis,” ujarnya.
Membangun Kekeluargaan Mahasiswa Papua
Pelaksanaan PMB IMAPA Bengkulu diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa baru, anggota, pengurus, dan senior mahasiswa Papua.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan pada nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, komunikasi, saling menghargai, dan pengembangan diri. Mahasiswa baru juga diharapkan dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan oleh IMAPA Bengkulu.
Ke depan, panitia berharap PMB dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa baru sekaligus menjadi awal yang baik dalam menjalani kehidupan akademik dan sosial di Bengkulu.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antarmahasiswa Papua dari berbagai daerah dan perguruan tinggi di Bengkulu maupun Sumatera pada umumnya. Dengan komunikasi dan kebersamaan yang baik, mahasiswa dapat saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan selama menempuh pendidikan.
Pada akhirnya, PMB IMAPA Bengkulu bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi bagian dari proses membangun generasi mahasiswa Papua yang mampu beradaptasi, belajar, mengembangkan diri, menjaga kebersamaan, serta berkontribusi secara positif bagi kampus dan masyarakat.
SEKALI MAHASISWA PAPUA, TETAP KELUARGA DI PERANTAUAN.
IMAPA MAJU TERUS! — IMAPA MAJU TERUS! — IMAPA MAJU TERUS!
SADAR, BANGKIT, BERSATU DAN LAWAN!
KOMPASS — GAS TERUS! — GAS TERUS!
Bengkulu, 22 September 2026
Penulis: Bili Telenggen
Editor: Anderian Kamo