PALEMBANG — Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya (KOMPAS) sukses menggelar Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan Mahasiswa Berwirausaha yang Kreatif dan Berdaya Saing Tinggi untuk Pengembangan SDM Berkualitas” pada Jumat, 24 Januari 2026, bertempat di Aula Rumah Dinas Wali Kota Palembang.
Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta , terdiri dari anggota KOMPAS serta perwakilan mahasiswa Papua dari berbagai daerah di Sumatera, mulai dari Bandar Lampung hingga Aceh. Seminar ini menjadi wadah pembinaan karakter kewirausahaan pelajar Papua di tanah perantauan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Nehemia Tepimbu , dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan:
Untuk membekali pelajar Papua dengan mental mandiri, kreatif, dan berdaya saing sejak dini agar mampu menjawab tantangan dunia kerja dan usaha ke depan.

Ketua Komunitas Mahasiswa Papua se-Sumatera, Anderian Kamo , dalam orasinya mengajak mahasiswa Papua untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan dan kemandirian ekonomi.
“Mahasiswa Papua harus pulang membawa ide dan keberanian menciptakan lapangan kerja, bukan sekadar ijazah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum KOMPAS, Alfian Tebai , menegaskan bahwa KOMPAS harus menjadi ruang tumbuh kreativitas dan inovasi mahasiswa Papua.
“Kita ingin memutus pola pikir sebagai pencari kerja. Mahasiswa Papua harus berani menciptakan peluang sendiri dan mengelola potensi yang dimiliki agar bernilai tinggi,” katanya.
Seminar ini turut mendapat apresiasi dari Wali Kota Palembang, yang diwakili oleh Sri Maryati, S.Pd., M.Si., selaku Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan.
Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si., yang diwakili oleh Ibu Sri Maryati, S.Pd., M.Si. (Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan), menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini dalam mendorong terciptanya SDM unggul di Kota Palembang. Seminar dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom., Plt sebagai Rektor Universitas Bina Darma, yang menegaskan bahwa inovasi adalah kunci daya saing global.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom., Plt. Rektor Universitas Bina Darma, yang menekankan pentingnya inovasi sebagai kunci daya saing global.
Dua narasumber ahli hadir membedah strategi kewirausahaan: Gerson Rumbiak, S.E., M.M. (APINDO): Menekankan bahwa jaringan dan pengalaman lapangan adalah modal utama dalam berbisnis.
Rahmat Novrianda Dasmen, S.T., M.Kom sebagai (Manajer Inovasi & Inkubator Bisnis UBD): Menyoroti pentingnya peran inkubator bisnis kampus sebagai wadah eksperimen ide kreatif
Menutup kegiatan, Ketua Kompas Palembang Alfian Tebai menyampaikan harapan agar pemerintah daerah, baik di Sumatera Selatan maupun daerah asal di Papua, dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan kewirausahaan mahasiswa Papua. Mulai dari penyediaan ruang ekshibisi UMKM, akses permodalan dan pelatihan, hingga penguatan inkubasi bisnis berbasis komunitas.
“Kegiatan ini bukan sekedar diskusi, tetapi langkah nyata mahasiswa Papua di perantauan untuk berkontribusi dalam pembangunan kualitas SDM Indonesia,” tutupnya.
Sadar, Bangkit, Bersatu, dan Lawan KOMPASS Gas terus